Profil penulis
MA
828 karya publik ditemukan.
The Dream of the Celt
This "vast and intriguing novel" explores the life of an Irish nationalist who exposed Britain's colonial crimes—by the Nobel Prize–winning author ( Guardian, UK). In 1916, the Irish nationalist Roger Casement was hanged by the British government for treason. Casement had dedicated his extraordinary life to improving the plight of oppressed peoples around the world—especially the native populations in the Belgian Congo and the Amazon. But when he dared to draw a parallel between the injustices he witnessed in African and American colonies and those committed by the British in Northern Ireland, he became involved in a cause that led to his imprisonment and execution. When Casement's homosexuality was revealed by his prosecutors—who drew excerpts from his personal "black diary"—the resulting scandal tainted his image to such a degree that his pioneering human rights work was nearly forgotten to history. In The Dream of the Celt, Mario Vargas Llosa—one of Latin America's most vibrant, provocative, and necessary literary voices—brings this complex character to life as no other writer can. A masterful work, sharply translated by Edith Grossman, The Dream of the Celt tackles a controversial man whose story has long been neglected, and, in so doing, pushes at the boundaries of the historical novel.
The Mayor of Casterbridge
In "The Mayor of Casterbridge," Thomas Hardy crafts a poignant tale of moral complexities and social dynamics in 19th-century England. The novel follows Michael Henchard, a tragic protagonist whose impulsive decisions and flawed character lead to his ultimate downfall. Hardy employs a realistic prose style imbued with psychological depth and vivid descriptions of the Wessex landscape. This context of rural economic changes and the decline of traditional social structures reflects Hardy's critique of Victorian society, making the narrative resonate with themes of fate, estrangement, and the human condition. Thomas Hardy, born in 1840 in Dorset, had a deep connection to the rural life and landscape that shaped his upbringing, providing a rich backdrop for his literary explorations. His experiences as an architect and later as a novelist contribute to the meticulous detail found in his setting and character development. Hardy's philosophy, often tinged with pessimism and a sense of determinism, is vividly manifested in the fates of his characters, particularly in Henchard's tragic trajectory. Readers are invited to traverse the intricate web of human emotions and societal constraints within "The Mayor of Casterbridge." This novel is a compelling exploration of how ambition, regret, and redemption intertwine, making it an enduring classic that continues to provoke thought and reflection amongst its readers. In this enriched edition, we have carefully created added value for your reading experience: - A succinct Introduction situates the work's timeless appeal and themes. - The Synopsis outlines the central plot, highlighting key developments without spoiling critical twists. - A detailed Historical Context immerses you in the era's events and influences that shaped the writing. - An Author Biography reveals milestones in the author's life, illuminating the personal insights behind the text. - A thorough Analysis dissects symbols, motifs, and character arcs to unearth underlying meanings. - Reflection questions prompt you to engage personally with the work's messages, connecting them to modern life. - Hand‐picked Memorable Quotes shine a spotlight on moments of literary brilliance. - Interactive footnotes clarify unusual references, historical allusions, and archaic phrases for an effortless, more informed read.
Pemakaian bahasa dalam tembang dan puisi Jawa modern
Analysis of diction of modern Javanese songs and poems.
Eksperimen Bentuk Puisi
Dalam dunia yang serba cepat dan digital, Eksperimen Bentuk Puisi mengajak pembaca kembali menemukan napas puisi—bukan lewat baris yang rapi, tapi lewat bentuk-bentuk baru yang hidup di sekitar kita. Buku ini menelusuri cara menulis puisi modern dalam berbagai format tak terduga: dari surat yang tak pernah dikirim, percakapan dua batin yang saling berseberangan, hingga fragmen pesan, catatan, dan notifikasi yang berubah menjadi karya puitik. Ditulis dengan bahasa yang jernih, lembut, dan reflektif, buku ini menunjukkan bahwa puisi tidak mati—ia hanya berganti cara bernapas. Setiap bab mengajak pembaca untuk bereksperimen: menulis dari ruang digital, mendengar ritme dari suara dan gerak, serta menemukan makna di antara jeda dan kekosongan. Cocok bagi penulis, pembaca, dan siapa pun yang ingin memahami bagaimana puisi berevolusi di era modern. Eksperimen Bentuk Puisi bukan sekadar panduan menulis, tetapi perjalanan untuk menemukan bentuk baru dari kejujuran dan perasaan manusia.
Antologi Puisi Lama Mantra, Syair, dan Pantun - Jejak Pustaka
Menciptakan sebuah karya memang tidaklah mudah. Sebuah karya tulis yang baik selain memang harus memiliki pengetahuan serta referensi yang banyak dan terbaru juga membutuhkan cara penyampaian yang lugas, menarik, dan tentunya mudah dipahami oleh pembaca.
Bahasa yang Tak Lagi Sama
Dalam dunia yang terus berubah, bahasa pun ikut menua bersama waktu, cinta, dan manusia yang mengucapkannya. Bahasa yang Tak Lagi Sama adalah kumpulan refleksi puitik tentang bagaimana kata-kata berevolusi seiring perubahan hati. Tentang percakapan yang kehilangan makna, tentang diam yang ternyata lebih jujur dari suara, dan tentang bagaimana kita belajar menemukan diri di antara bahasa yang tak lagi sama — tapi masih indah. Melalui dua puluh bab yang ditulis dengan nada tenang dan emosional, buku ini membawa pembaca menelusuri perjalanan batin: dari perpisahan yang tertahan di tengah kalimat, hingga pertemuan kembali dalam versi yang lebih dewasa. Setiap bab bisa dibaca sebagai puisi panjang, esai reflektif, atau surat kepada masa lalu. Buku ini bukan sekadar tentang kehilangan, tapi tentang penerimaan. Tentang bagaimana kita berubah tanpa kehilangan makna. Tentang bagaimana cinta, meski tak lagi diucapkan dalam bahasa yang sama, masih bisa tetap hidup — hanya dengan cara yang baru. Ditulis dengan gaya lembut dan introspektif, Bahasa yang Tak Lagi Sama cocok bagi pembaca yang mencintai sastra, puisi modern, dan tulisan reflektif yang mengandung keheningan. Cocok untuk kamu yang pernah mencintai, kehilangan, lalu menemukan makna baru di dalam sunyi. Tema utama: • Evolusi bahasa dan perasaan manusia • Perpisahan, penerimaan, dan penyembuhan • Refleksi batin dan perjalanan menulis • Puisi sebagai bentuk pemahaman diri • Cinta yang berubah, tapi tidak hilang Kutipan utama: Bahasa berubah, manusia tumbuh, cinta berputar — dan puisi adalah cara kita berdamai dengan semuanya.
Antologi Puisi 'AWAL'
Antologi Puisi 'AWAL' PENULIS: Muhammad Ivan Permana Ukuran : 14 x 21 cm ISBN : 978-623-270-218-9 Terbit : Juni 2020 www.guepedia.com Sinopsis: Antologi puisi yang diberi nama ‘AWAL’ merupakan kumpulan dari puisi-puisi pilihan yang ditulis sejak sekian tahun belakangan dengan pesan yang menyinggung tentang permasalahan yang menjadi awal dari sebuah kehidupan seseorang. Antologi puisi yang terdiri dari beberapa tema yang mengangkat permasalahan dalam percintaan, kebencian, kematian, kehidupan, mimpi, dan harapan yang dialami sebagian orang dirangkai dengan kata-kata sederhana menjadi sebuah kalimat penuh makna, kemudian dituangkan dengan seksama dalam sebuah karya sastra yang bernama "puisi" dan semoga melalui antologi puisi ini dapat membuat para pembaca mengetahui bahwa dalam menyampaikan pesan tak selamanya harus secara langsung, namun bisa juga melalui puisi terutama bagi kita yang termasuk bersifat tertutup. “Di hamparan ladang yang luas, bertiup-tiup angin berkepanjangan. Di bawah terik sang surya, sendirian tanpa ada seorang yang datang. Aku pun berteriak “Aku butuh kebenaran sebenarnya.” Bukan kebenaran yang terkumpul dari kebohongan yang tersusun rapi. Dipilih seakan menjadi kebenaran sejati.” Penggalan dari puisi yang berjudul "Kebenaran”. “Setiap awal kehidupan akan menemukan akhirnya, Menghilang dalam ingatan dengan sendirinya, kecuali lewat tulisan, ia akan terkenang abadi selamanya” -Muhammad Ivan Permana- www.guepedia.com Email : [email protected] WA di 081287602508 Happy shopping & reading Enjoy your day, guys
Gugur Merah
Dalam tradisi kesusasteraan Lekra, puisi adalah anak bungsu yang istimewa. Bahkan, lebih istimewa ketimbang novel. Puisi pulalah yang maju ke depan untuk pertama kali ketika Badan Penerbitan Lekra mentas pertama kali dengan menerbitkan sekaligus empat buku puisi yang "tak terlalu besar dan tebal, tapi mungil2 dan menarik. Menarik, bukan hanja karena isinya, tetapi djuga karena keempat buku itu dirias oleh 4 orang pelukis kita, jaitu S. Mardjo, Wim Nirahua, Piranto Yapuang, dan Sudono Kusumo." Keistimewaan yang lain: selain membawa kertas-kertas pidato, si anak bungsu tersayang inilah satu-satunya produk kebudayaan yang dipersembahkan oleh delegasi sastrawan Indonesia untuk Konferensi Sastrawan Asia-Afrika ke-II di Kairo. Pembaca, lebih kurang 452 puisi dari 111 penyair yang terkumpul dalam buku ini dikompilasi dari Harian Rakjat yang terserak yang bisa dijangkau oleh dua penyusun buku ini. Beberapa nama dan biodata penyair bisa mereka konfrimasi kepada pekerja budaya Lekra yang masih hidup dan tersebar di beberapa pojok dunia. Tapi sebagian besar darinya menjadi anonim, seperti nisan putih dengan sepotong nama tanpa cetakan keterangan apa pun. Polos! Buku ini hanya menampilkan biodata dari penyair yang bisa kami jangkau dan itu pun jumlahnya sangat sedikit.
Dari Diari Rahasia Puisi Cinta
Buku ini berisikan kumpulan puisi yang mewakili isi hati penulis. Penulis mengajak para penikmat puisi untuk memahami dan menggali makna setiap puisi yang telah ditorehkannya pada buku ini, tentang rasa cinta, kerinduan, dan kehilangan.
25 Nabi & Rasul : menelusuri kisah hebat para Utusan Allah
Kisah para nabi senantiasa abadi, meluncur dari generasi ke generasi. Diceritakan lewat beragam bahasa, selalu diingat sepanjang masa. Ada nabi yang tak mempan dibakar api. Ada nabi yang pandai menafsir mimpi. Ada nabi yang dimakan ikan besar. Ada nabi yang sakit dan bersabar. Ada nabi yang membelah lautan. Ada nabi yang membelah rembulan. Ditulis dengan ringkas dan menarik, diilustrasikan dengan indah dan artistik, buku 25 nabi ini unik dan berbeda. Cocok untuk para pembaca muda.
25 Kisah Nabi dan Rasul
Kisah Nabi tentunya ada banyak sekali! Nah, buku ini merangkum sebagian kecil kisah nabi yang patut kita ketahui, yaitu ke-25 Nabi dan rasul Allah SWT. Profil setiap Nabi dan Rasul ditulis dengan bahasa sederhana yang mudah dimengerti sekalipun oleh anak-anak. Dengan adanya buku tentang kisah Nabi dan Rasul, anak-anak akan lebih mengetahui kisah-kisah mulia dari setiap Nabi dan rasul. Kesetiaan 25 Nabi dan Rasul bisa dijadikan teladan oleh umat muslim. Mereka-lah yang turut berjuang dalam menyampaikan agama Islam hingga bisa menggerakkan hati masyarakat pada zaman itu. Kisah-kisah Nabi dan Rasul juga luar biasa bagusnya untuk meningkatkan iman dan ketakwaan kita sebagai umat muslim yang baik. Agar anak-anak tertarik membacanya, buku ini dilengkapi ilustrasi yang penuh warna dan menarik. Semoga dengan memahami para Nabi dan Rasul, anak-anak akan menjadi generasi muslim yang bertakwa dan cerdas. Selain itu, Buku ini dilengkapi dengan pelajaran-pelajaran yang baik yang dapat dijadikan teladan bagi anak dan dilengkapi dengan games-games seru sehingga pengalaman membaca anak akan jauh lebih menyenangkan karena adanya variasi dalam buku kisah Nabi dan Rasul ini. Selamat membaca dan meneladani 25 kisah Nabi dan Rasul! Buku ini dapat dibeli di Gramedia Official Store terdekat di kota Anda! Judul : 25 Kisah Nabi dan Rasul Penerbit : Gema Insani Tahun Terbit : 2014 ISBN : 9786022502067
BISIKAN
JIHAD RASA (Kumpulan Puisi dan Gambar)
JIHAD RASA (Kumpulan Puisi dan Gambar) Penulis : Arif Kusuma Fadholy Ukuran : 14 x 21 cm ISBN : 978-623-319-186-9 Terbit : Januari 2021 www.guepedia.com Sinopsis : Buku berjudul “Jihad Rasa” ini merupakan kumpulan puisi dan gambar hitam putih yang dikarang oleh penyususn sendiri. Terkait kumpulan puisi, pembuatannya dari tahun 2007 - 2020. Khusus untuk kumpulan gambar, semuanya dilakukan pada akhir tahun 2020. Mayoritas puisinya berhubungan dengan gambar yang ada. Ada 1 gambar mewakili 2 sampai 3 puisi, ada pula 1 gambar mewakili 1 puisi. Mayoritas puisi dalam buku ini berkaitan dengan rasa-rasa yang ada dalam diri manusia. Ada rasa yang positif, negatif, maupun pencampuran keduanya. Buku ini juga membahas tentang budaya serta alam sekitar di mana penyusun pernah singgah dan lalui. Selain rasa dalam hubungan antarmanusia ana alam (makhluk), ada juga tulisan tentang hubungan manusia dengan Sang Pencipta (Kholik). Ada pula beberapa tulisan tentang perpolitikan dalam dan luar negeri yang lahir dari perasaan yang campur aduk. Salah satu judul puisi yang juga diangkat untuk judul buku yaitu “Jihad Rasa”, menceritakan terkait macam-macam makna dari jihad. Jihad yang terbesar dan paling utama adalah melawan rasa atau hawa nafsu yang ada di dalam setiap manusia. Jihad rasa itu akan terus terjadi atau tidak akan berakhir, kecuali nyawa manusia terpisah dari raganya (meninggal dunia). Semua orang berkeinginan untuk memenangkannya dan berakhir baik, namun Sang Pencipta yang menentukan akhirnya. www.guepedia.com Email : [email protected] WA di 081287602508 Happy shopping & reading Enjoy your day, guys
Sesajen
Sesajen adalah serangkai perjalanan saya yang didedikasikan pada yang tercinta (Tuhan Yang Maha Esa, orang tua, guru, saudara, keluarga, pasangan, sahabat, teman dan pembaca). Pilihan puisi ini diklasifikasikan berdasarkan sub tematik, yaitu Sesajen (kultur budaya), Semedi (spektrum perjalanan), Setanggi (memoar) dan Kembang Tujuh Rupa (religi). Pada proses kreatif kekaryaan dan sumber inspirasi saya dipengaruhi oleh karya para sastrawan luar maupun dalam Kalimantan Selatan.
Antologi Puisi di Kelopak Mata Altar
Antologi puisi di kelopak mata Altar PENULIS: Ahmad al-Masyhur Ukuran : 14 x 21 cm ISBN : 978-623-281-124-9 Terbit : Mei 2020 www.guepedia.com Sinopsis: Saya sangat terkesan dengan ungkapan-ungkapan puitis dan pilihan kata-kata yang imajinatif-impresif yang Ahmad al-Mayhur rangkai dalam bait-bait puisinya. Temanya sangat beragam dan bervariasi sesuai momen-momen puitis dan denyut-denyut pengalaman batin serta pengalaman indrawi yang dihayati dan dirasakan oleh penyair. Percik-percik renungan tentang Tuhan, alam, semesta, cinta, kerinduan, persahabatan, kenangan, dan kesaksian perjalanan hidup merupakan pijar-pijar refleksi dan kontemplasi yang memancar dari puisi-puisi yang terhimpun dalam antologi “Di Kelopak Mata Altar”. -Prof. Dr. Faisal Ismail, M.A. (Guru Besar UIN Sunan Kalijaga dan UII Yogyakarta, Duta Besar RI untuk Negara Kuwait merangkap Kerajaan Bahrain 2006-2010) Antologi puisi ini merupakan ekspresi pengalaman hidup penulisnya yang cukup berliku-liku. Dari kampung halamannya di pulau Lombok, ia berhijrah ke Yaman untuk menuntut ilmu dan kemudian ke Yogyakarta. Ia menikmatinya meskipun harus berjuang untuk tetap survive. Perjuangannya itulah yang akhirnya melahirkan puisi-puisi ekspresif-kontemplatif ini. Maka tidak mengherankan bila ekspresi perenungan pengalaman hidupnya itu dipresentasikan dengan diksi malam, mimpi, gelap, sunyi, diam, dan sejenisnya. Dengan latar waktu yang kebanyakan malam hari, yang bagi sebagian orang adalah saat yang mencekam, namun di alam rasa penulis justru itu saat yang sangat indah. Betapa tidak! Ia bebas mengolah imajinasi, bebas berekspresi tanpa direcoki oleh urusan remeh temeh dan thethek bengek. -Dr. Hj. Tatik Maryatut Tasnimah, M.Ag (Kepala Jurusan Magister Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga, dan Pengamat Sastra Arab) Sajak-sajak yang ditulis Masyhur dalam kumpulan puisi “DI KELOPAK MATA ALTAR” sepertinya telah menghidupkan kembali perayaan kesunyian di tempat-tempat yang pernah ia singgahi dengan sentuhan al-Gazal, doa, serta harapan. Dikawinkannya kekayaan bahasa dan imajinasi yang ia kuasai untuk berdialog dengan semesta. -Lalu Muhammad Syamsul Arifin, S.Pd., M.Ag. (Penyair dan penulis antologi puisi “Secauk Pasir Kesunyian” dan “Mata Damar”) www.guepedia.com Email : [email protected] WA di 081287602508 Happy shopping & reading Enjoy your day, guys
Kamus lengkap bahasa Jawa
Javanese-Indonesian and Indonesian-Javanese dictionary.
Kamus pintar kawruh Jawa
Kamus Arab-Indonesia
Tata bahasa Jawa
Javanese grammar.