BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Buku ini adalah sekumpulan sajak perenungan dari 5 fase kehidupan yaitu fase pertentangan, fase peralihan, fase penerimaan, fase menemukan dan fase kedamaian. Melalui goresan pena ini, pembaca dapat menikmati luapan rasa dalam setiap fase kehidupan yang berbeda, bahwa hidup sesungguh nya tidak berhenti hanya pada satu titik, bahwa pada akhirnya, fase kedamaian akan ditemukan. Pada waktu yang tepat dengan izin Tuhan. Dia tidak pernah salah menuliskan kisah walaupun itu terpisah-pisah. Jika sejati nya Tuan Puan tempat pulang maka yang tersebut akan datang. Bila saat ini bukan artinya cerita Tuan Puan masih sepenggalan jalan. Karena kita tidak pernah tahu takdir hingga tiba di paragraf terakhir.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Sajak pena ini terus mengukir kata perkata menjadi kalimat yang indah. Untaian kata berubah menjadi kalimat terbentuk dari rasa sakit, bahagia, sedih. Tak terasa lanjut sudah usia waktu, seperti senja rasanya begitu cepat terasa, Sang pena pula semakin usang dilahap masa. Kuraih pena yang mulai berdebu, kutata lembaran kertas usang. Kurangkai diksi, kuanyam majas, larik-larik puisi elegi bertautan. Semua rasa terkumpul menjadi sebuah kisah dalam sajak pena. Titik yang berjatuhan dari udara sering membuat genangan kadang juga membawa kenangan. Menorehkan kata menjadi sekumpulan frasa indah. Diksi terkumpul dengan memperjuangkan pikiran. Seperti memperjuangkan masa depan kini dan nanti. Dewasa adalah tujuan utama, mencari jiwa agar mudah diberi makna. Sedikit salah melampaui kisah sedikit resah kini, aku sudah lebih paham mengenai frasa sajak yang tertulis. Gemulai jariku menari di atas kertas, menerawang asmara yang belum terlepas. Menghias kisah dalam waktu tak terbatas, tinta hitam menjadi barisan kata. Saat kupuja Sang Pujangga, kisahnya tak akan hilang dalam rasa. Karena, diri ini begitu mengangumi dirinya. Tak kuduga semuanya berakhir pilu. Kuagungkan penaku untuk menggoreskan sebuah perasaan yang terpendam. Selama diri ini mengenalnya, semuanya ada pada sajak puisiku, kuberharap semua ini jatuh pada orang yang benar-benar menjaga setiap tetesan diksi. Mungkin ini tak begitu berarti. Tetapi, bagiku sajak ini sudah menjadi bagian hidupku. Karena kadang, tidak semua bisa di sampaikan lewat suara. Ada kalanya sesuatu terasa lebih baik jika di sampaikan lewat untaian kata yang menjadi kalimat hingga merangkai sebuah aksara, yang didalamnya menjelaskan banyak makna. Dapat menyatukan kedamaian bak semilir air mengalir yang memberikan ketenangan dalam jiwa. Belajar mati-matian dalam menulis, semua diksi pun bisa terkumpul terbentuk dalam frasa puisi. Bagiku kamu hanyalah hujan yang turun dimusim yang salah. Ketika datang seseorang yang tak diduga-duga percayalah itu semua takdir dari tuhan untuk kita dan semua yang dikehendakinya akan indah pada saatnya dimana kita akan merasa nikmat atas kuasanya dengan cara yang diridoinya. Karena telah kutemukan sebuah ranting yang cocok, meskipun bukanlah yang terbaik. Cerita ini teramu dan tersaji tentang manis, pahit, juga semua rasa yang bercampur aduk dalam memori yang melekat hati.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Richard Woolfson, seorang psikolog anak asal Inggris, menyatakan bahwa membacakan dongeng mempunyai efek yang kuat bagi perkembangan psikologis dan kecerdasan emosional anak. Survei yang dilakukan kepada 500 anak berusia tiga hingga delapan tahun menunjukkan bahwa anak akan mendapatkan tidur yang lebih baik setelah mendengar dongeng sebelum tidur. Selain itu, manfaat lain mendongeng antara lain: mengembangkan imajinasi anak, meningkatkan keterampilan berbahasa, meningkatkan minat baca anak, membentuk anak yang mampu berempati, dan segudang keunggulan lain yang tak kalah bermanfaat. Dengan mendengar dongeng-dongeng dengan cerita yang mendidik, anak akan lebih mudah menyerap nilai-nilai positif dan berempati terhadap orang lain. Untuk berbagai kepentingan itulah buku “Kancil Mencuri Ketimun” ini disusun. Kancil adalah sosok hewan cedik yang mampu menggunakan kecerdikannya untuk mengatasi hambatan yang tengah dihadapinya. Bersenjatakan kecerdikannya itu Kancil mampu selamat dari ancaman Harimau, Buaya, Gajah, dan hewan-hewan besar lainnya. Apa yang dilakukan Kancil, dalam cerita petualangannya, jelas memberi gambaran, bahwa keperkasaan dan kekuatan tanpa diiringi kecerdasan dan kehati-hatian akan mampu dikalahkan kecerdasan. Kecerdasan memang dibutuhkan untuk mengatasi masalah dan hambatan yang menghadang. Dibandingkan buku lain sejenis, buku ini dilengkapi dengan permainan “Asah Otak untuk Anak Cerdik.” Diharapkan, melalui buku ini, perkembangan psikologis dan kecerdasan emosional anak Anda akan lebih terasah.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Mengapa katak berbunyi WREBEK? Mengapa bangau memakan ikan dan kolibri mengisap madu? Simak juga cerita tentang anak kambing yang diburu serigala. Setiap negara memiliki kisah fabel yang menarik untuk diceritakan pada anak. Buku ini memuat 25 cerita fabel dari berbagai negara. Beberapa tokoh hewan seperti singa, kelinci, katak, dan merpati akan menemani anak melalui kisah-kisah lucu. Semua kisah dalam buku ini ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami anak. Kisah yang disampaikan juga mengandung pesan moral bagi anak. Buku ini juga dilengkapi dengan ilutrasi berwarna agar semakin menarik bagi anak. Jadi, selamat membaca dan menikmati kisah bersama hewan dari berbagai negara! -WahyuMedia-
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
"""Nusantara kita yang tercinta menyimpan begitu banyak kisah dan cerita yang telah diceritakan secara turun temurun oleh para leluhur. Cerita itu merupakan warisan yang perlu kita jaga karena cerita nusantara ini juga merupakan warisan budaya yang memuat pesan-pesan baik bagi generasi mendatang. Ada 15 cerita dalam buku ini yang semuanya berasal dari berbagai daerah di Nusantara. Ceritanya diceritakan kembali secara sederhana supaya anak mudah mengikuti alurnya. Ilustrasi luar biasa dalam buku ini dibuat dengan menyesuaikan gaya lokal, kekayaan budaya, dan cita rasa Indonesia. Cerita Rakyat Nusantara baik sekali dijadikan bacaan juga sebagai media pengenalan budaya Nusantara kepada anak-anak."""
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Seri Cerita Rakyat Nusantara ini berisi cerita: Jaka Tarub & Nawang Wulan, Riwayat Patung Joko Dolog, Legenda Danau Toba, dan Caadara Sang Panglima. Cerita-cerita rakyat tersebut berasal dari daerah-daerah di Nusantara.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
"Buku ini berupa komik pengetahuan berwarna yang membahas tema-tema seputar sejarah, seperti kehidupan zaman prasejarah, tokoh-tokoh terkenal dalam sejarah, tempat-tempat bersejarah, dan sebagainya. Pengetahuan seputar sejarah dibahas lewat tokoh-tokoh lucu yang tampil dalam komik ini. Satu topik dibahas secara singkat dan mendetail. Jadi, pembaca bisa belajar banyak hal dalam satu buku."
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Membaca puisi-puisi yang terhimpun, bisa dikatakan sebagian besarnya dilahirkan oleh luapan perasaan yang berkecamuk. Entah senang, sedih, murka, kecewa dan lainnya. Jo Nico N, pada puisi Kala Itu, menyatakan perasaan yang sedih dalam ingatannya. Sebuah ruang taman bermain yang ia cipta, merupa waktu tertentu dimana kejadian itu tengah berlangsung. Detik jam pun terus berjalan, dimana kita tidak bisa pintar menyembunyikan segala peristiwa. Pada sebuah momen tertentu, lamat-lamat kita masih bisa mengingatnya: //debu-debu itu, di awan, terbawa oleh angin yang mengiringnya/ teringat, betapa lamanya kuberayun di taman itu.// Puisi-puisi karangan Nisrina lebih sendu lagi. Ia memintal sehelei benang merah yang rapuh dari kesemua puisinya, yaitu Nisrina terpaksa harus tinggal di dunia utopis yang didirikan di alam sadarnya sendiri. Time and a Hope, Rain dan The Key dengan harapan pesimis dari Jo Nico N tidak mau kalah. Meski dari sisi isi agak ringkih, tapi patut dihargai dari sisi proses kreatifnya. Sebab uneg-uneg mereka telah berhasil keluar menjelma karya yang indah. Sementara Bahu Penyair Elzan, menghadirkan kondisi perasaannya yang kini diliputi bahagia. Dengan terlebih dahulu menyaji kepingan berdebu atas masa lalu: //sebenarnya, aku tak pernah memiliki/ kesan apa pun dengan bahu seorang manusia.// Kata bahu dengan konotasi sandaran bisa bermakna seorang yang ia percaya untuk menaruh curahan hati. Dalam kisah anak SMA, bisa kekasih atau kerabat teristimewanya. Elza pun tahu kapan saatnya harus bahagia, yaitu: //saat kita bertemu.// Kisah kebahagiaan hati yang mirip juga terlihat pada Pertemuan Ujung Jari dan Senang. Ada pula tentang keresahan jiwa yang tengah merindu. Dua Empat Pertujuh, Moody dan Kenangan menegaskan pernyataan itu. Rindu yang lain, menerangkan cita-cita harapan yang masuk akal untuk dimungkinkan terjadi. Terdapat dalam puisi Surat, Permulaan, Aku Lapar, Nasi Goreng dan Ingin. Lalu dari Den Haag, Saffanah membaca kabar getir. Kepergian jauh untuk belajar (merantau) yang seharusnya dinikmati dengan bersyukur, malah kerap disiakan oleh segelintir orang. Saffanah menyisipkan kritik dalam kalimat //masih ada yang mengeluh.//Maka dari segi nasib, Saffanah berpesan: sudah seharusnya kita melihat ke bawah, yang belum seberuntung kita. Bertolak dari negeri kincir angin, ada sejumlah puisi yang berupaya menyuarakan nasionalisme. Puisi Indonesia karangan Jo Nico N mengangkat topik sosial. Gelisah Jo Nico diungkap dengan memakai diksi simbolis plastik yaitu sebagai negara kita, dan si peniup sebagai oknum perusak negara. Kekhawatiran serupa juga dinyatakan Khonita melalui kata saya, yang bermakna Indonesia. Semoganya, //mereka yang rindu keadilan, mereka yang haus perhatian// dapat lebih terdata menempuh jalan ke arah yang lebih baik. Selebihnya, berbicara mengenai permasalahan urusan dalam lingkup anak sekolah. Rasa suka atau duka terhadap lawan jenis, pergolakan batin soal. Semacam curhat, tapi beda dari segi penyampaian. Bila yang lain bertukar omongan, anak-anak di buku ini berdialog melalui media cantik bernama puisi. Positifnya, selain menjadi kepuasan diri karena melahirkan karya, juga bisa sebagai catatan instrospeksi diri. Masing-masing penyair punya suasana tersendiri dalam memasak puisi agar gelisahnya dapat tersaji untuk dinikmati. Dari Titik Awal dituturkan bahwa kisah awal terciptanya antologi puisi ini, bertolak dari keisengan siswa mengisi konten blog. Hasil tulisan dan minat mereka dalam menulis kemudian dirangkul sebagai bentuk apresiasi. Melalui program Pena Siswa, mereka dibina untuk ditanamkan kesadaran pentingnya berliterasi, seperti mengadakan kegiatan pengkajian buku dan diskusi tulisan secara rutin. Di luar catatan itu, pertama ingin saya sampaikan kata selamat atas terbitnya buku antologi ini. Saya sungguh bangga kepada siswa SMA Diponegoro 1 Jakarta yang telah berkarya mencipta puisi. Kerja cerdas dalam berliterasi dibangun perlahan dengan tetes semangat mereka. Atas nama sebuah harapan: agar dapat ditularkan ke segenap teman yang lain. Setiap anak bebas bertindak dan berekspresi, tentunya harus dalam koridor yang positif. Niat baik mereka yang berusaha mengilhami rekan sebangku dan sebayanya–dengan membuat antologi puisi ini– patut diacungi jempol. Jean-Paul Sartre (2000) mengatakan bahwa semua anak bisa terilhami, tidak kurang daripada penyair-penyair, karena penyair sesungguhnya tak berbeda dari anak-anak. Maka dari itu, yang muda, yang masih bersekolah, harus peka memulai berimajinasi untuk berkarya, jangan biarkan celah tersebut hanya bersiul tertiup angin.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Buku ini berkisah tentang Nabi Yusuf.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Buku ini berkisah tentang Nabi Muhammad SAW.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Buku ini berkisah tentang Nabi Adam.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Tahukah Kamu? 2/3 waktu hidupnya kucing hanya digunakan untuk tidur. Tahukah Kamu? Kecepatan lari burung unta setara dengen kecepatan mobil. Tahukah Kamu? Pendengaran lumba-lumba 10 kali lebih baik daripada manusia. Buku ini berisi 20 dongeng yang menggambarkan tentang kehidupan dan keseharian binatang yang bertingkah laku seperti manusia. Fakta keunikan dari setiap binatang yang menjadi pemeran utamanya disajikan di setiap akhir cerita. Semua kisah ini memiliki pesan moral yang dapat menjadi inspirasi dan teladan bagi anak. Tidak hanya itu, buku ini juga dapat bermanfaat untuk mengembangkan karakter dan daya imajinasi si buah hati. ----------------------- Buku Dongeng Fabel Binatang Terpopuler Sepanjang Masa dari Penerbit Cikal Aksara #HariAnakNasional
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Buku ini berisi tentang dongeng seorang kancil. pada buku ini, anak didik dapat mengambil nilai-nilai yang perlu diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.