STUDI-STUDI ISLAM KONTEMPORER: PENDIDIKAN ISLAM MULTIKULTURAL, TRANSFORMASI SALAFISME DAN DAKWAH DIGITAL
Dalam konteks globalisasi dan kemajuan teknologi, perkembangan dan transformasi Islam menjadi subjek yang menarik untuk dianalisis. Buku berjudul “Studi-Studi Islam Kontemporer: Pendidikan Islam Multikultural, Transformasi Salafisme, dan Dakwah Digital” hadir untuk memberikan analisis mendalam mengenai cara Islam beradaptasi dengan perubahan zaman. Dalam konteks yang semakin beragam, pendidikan Islam perlu beradaptasi untuk menjadi lebih inklusif dan responsif terhadap variasi budaya dan pemikiran yang ada. Dalam satu bab di buku ini, penulis membahas bagaimana konsep pendidikan Islam multikultural dapat berfungsi sebagai solusi dalam menciptakan harmoni di tengah perbedaan, sambil tetap mempertahankan esensi ajaran Islam. Di sisi lain, gerakan Salafisme, yang sering diasosiasikan dengan konservatisme, menunjukkan adanya perubahan dalam berbagai aspek. Buku ini menganalisis transformasi Salafisme dalam konteks sosial-politik kontemporer, dari gerakan yang awalnya eksklusif menjadi lebih adaptif terhadap dinamika masyarakat modern. Era digital telah memperkenalkan metode baru dalam penyampaian dakwah. Platform media sosial, termasuk YouTube, Instagram, dan Podcast, telah muncul sebagai saluran baru bagi para dai untuk menyampaikan pesan-pesan Islam. Buku ini menganalisis model dakwah digital yang berkembang pesat, konsep hijrah, narasi kebencian, dan berbagai tantangan yang dihadapi khususnya bagi remaja Muslim di Indonesia. Dengan pendekatan yang sistematis, buku ini menawarkan pandangan baru kepada pembaca, termasuk akademisi, praktisi pendidikan, dan masyarakat umum yang ingin menggali lebih dalam mengenai dinamika Islam di era kontemporer.