BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Perkembangan sistem ekonomi global yang pesat telah mendorong munculnya berbagai alternatif sistem ekonomi yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat yang beragam. Salah satu sistem ekonomi yang semakin mendapat perhatian, khususnya di negara-negara dengan mayoritas penduduk muslim, adalah ekonomi syariah. Ekonomi syariah merupakan sistem ekonomi yang didasarkan pada prinsip-prinsip Islam, bersumber dari Al-Qur’an, Hadis, Ijma’, dan Qiyas. Sistem ini menekankan pada keadilan, keberkahan, serta keseimbangan antara aspek material dan spiritual dalam aktivitas ekonomi.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Sistem Informasi Manajemen (SIM) telah menjadi elemen yang tak terpisahkan dari keberhasilan organisasi modern. Dalam era di mana informasi berperan sebagai aset berharga, kemampuan untuk mengelola, menyimpan, dan mengakses data yang relevan secara efisien memiliki implikasi langsung pada keputusan manajerial dan kinerja perusahaan. Oleh karena itu, pemahaman dasar dan teori dalam Sistem Informasi Manajemen menjadi kunci penting bagi setiap individu yang berkecimpung dalam dunia bisnis, teknologi, atau manajemen. Dalam keperluan itulah, buku Dasar dan Teori Sistem Informasi Manajemen ini sengaja penulis hadirkan untuk pembaca.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Ekonomi Islam sendiri dibangun atas dasar agama Islam, karenanya ia merupakan bagian yang tak terpisahkan (integral) dari agama Islam. Islam adalah sistem kehidupan (way of life), dimana Islam telah menyediakan berbagai perangkat aturan yang lengkap bagi kehidupan manusia secara menyeluruh, mulai dari akan tidur sampai tidur kembali, seperti halnya dalam aturan ekonomi. Buku yang ada di tangan anda ini telah berisikan tentang aturan pada ekonomi islam secara tematik, sistematis dan terstruktur, adapun kandungan yang ada pada buku ini berisikan pembahasan mengenai: Mengapa harus ekonomi Islam, sejarah pemikiran ekonomi Islam, sistem ekonomi Islam, perbedaan ekonomi Islam, kapitalis& sosialis, konsep uang dalam Islam, akad dan transaksi dalam Islam, akad yang dilarang dalam Islam, teori produksi, distribusi & konsumsi dalam Islam, teori permintaan & penawaran dalam Islam, bentukbentuk pasar, riba, zakat, lembaga keuangan bank syariah, lembaga keuangan non-bank syariah, uang elektronik (electronik money), dan pasar modal syariah.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Aku adalah salah satu dari pohon-pohon yang berada di surga. Allah Swt. telah menciptakanku dan menyayangiku bersama teman-temanku, pohon-pohon yang lain. Kami merupakan penghias taman surga yang indah dipandang mata. Kami mengeluarkan aroma wangi semerbak. Sebagian dari kami, tumbuh di atas air yang mengalir lembut dan jernih, di antara kicauan burung-burung yang bernyanyi merdu…. Begitulah cerita pohon khuldi tentang kehidupan surga dan Nabi Adam a.s. Pohon khuldi itu juga akan bercerita bagaimana saat Nabi Adam dan Bunda Siti Hawa dikeluarkan dari surga. Menarik, bukan? Masih banyak kisah menakjubkan lain mengenai nabi dan rasul yang diceritakan dari sudut pandang benda dan makhluk. Misalnya, cerita perahu besar tentang Nabi Nuh a.s, atau cerita sebuah sumur tentang keburukan perilaku saudara-saudara Nabi Yusuf a.s. Selain akan memperkaya wawasan dan imajinasi anak-anak, cerita-cerita dalam buku ini diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan mereka kepada para nabi dan rasul, manusia-manusia terpilih dan terbaik sepanjang masa.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Judul : Tafsir Manhaji Seputar Ayat-Ayat HAM Penulis : Dr. Achmad Zubairin, Lc.MA.Hum Ukuran : 15,5 x 23 Tebal : 170 Halaman Cover : Soft Cover No. ISBN: 978-634-235-603-6 No. E-ISBN: 978-634-235-602-9 (PDF) Terbitan : Agustus 2025 SINOPSIS Buku ini berisi tentang gagasan pendekatan penafsiran sistemik-metodologis yang penulis namakan `Tafsir Manhaji`. Pendekatan modern ini lalu coba diterapkan dalam memahami ayat-ayat HAM. Pendekatan penafsiran ini digagas untuk konteks modern dengan beragam permasalahan yang kompleks, seperti permasalahan pelanggaran terhadap HAM, diskriminasi gender, relasi mayoritas-minoritas, dan lainnya. Beragam permasalahan tersebut tidak cukup hanya didekati dengan metode dan pendekatan penafsiran klasik saja, namun harus didekati dengan metodologi modern yang antroposentris. Gagasan segar seputar metodologi tafsir modern seperti `qiraah mubadalah` sebagai perangkat analisis dihadirkan dalam buku ini. Analisa-analisa mendalam dari para pakar seperti Abdullah An-Na’im dan Abdullah Saeed dalam mengkontekstualisasikan Ilmu Tafsir dan Ulumul Qur`an juga sangat tampak dalam buku ini. Sehingga buku ini sangat cocok bagi mereka yang ingin mendalami Al-Qur`an dengan pendekatan modern.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Kalau kita membaca hadits-hadits nabawi secara tekstual, khususnya yang terkait dengan masalah akad jual-beli dan muamalat lainnya, kita akan merasakan kesempitan yang luar biasa, seolah hidup kita ini salah zaman. Bank haram, asuransi haram, dan berbagai aktivitas ekonomi umat manusia tiba-tiba jadi haram semua. Betapa kehidupan muamalat zaman ini hampir tak ada lagi yang sesuai dengan ketentuan syariah di masa kenabian. Semua orang mengeluh dan apatis kalau melihat aturan-aturan secara tekstual dalam nash hadits. Sebab, banyak sekali yang tidak realistis atau tidak menjejak dunia nyata. Syariat Islam terkesan mengekang kemajuan zaman dan ekonomi tidak bisa berkembang. Pada hakikatnya, syariat Islam tidak datang hanya untuk mengharamkan ini-itu, lalu pergi begitu saja tanpa solusi. Syariat Islam datang justru menjadi solusi atas masalah dan kebutuhan manusia. Sebagai bukti, syariat Islam tidak mengharamkan riba, kecuali memberikan solusi seperti kredit, sistem gadai, dan bagi hasil. Intinya, roda ekonomi tetap berjalan tanpa melanggar larangan teks hadits. Dalam buku ini, kita akan mendapatkan pencerahan dan titik temu antara teks hadits dengan realitas kekinian, yang ternyata keduanya bisa berjalan beriringan.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
Pada dasarnya maqashid al-syariah merupakan dasar ekonomi Islam yang berasal dari Allah SWT yang bertujuan memberikan kemaslahatan kepada manusia, berupa kebutuhan daruriyah, hajiyah , dan tahsiniyah supaya manusia dapat hidup dalam kebaikan dan menjadi hamba-Nya yang baik. Produksi barang kebutuhan dasar secara khusus dipandang sebagai kewajiban sosial ( fard al-kifayah ) sehingga dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui keadilan pendistribusian. Prinsip dasar ekonomi Islam dalam perspektif maqashid al-syariah ini tidak hanya populer di kalangan akademisi, tapi juga populer di kalangan praktisi ekonomi Islam. Prinsip dasar ekonomi Islam ini tidak saja menjadi tujuan dan esensi ekonomi Islam, tetapi juga sebagai dasar bangunan ekonomi Islam. Semakin populernya prinsip ekonomi Islam dalam kegiatan bisnis di Indonesia saat ini, maka dibutuhkan aturan hukum (Islam) yang lugas dan prinsipil bagi masyarakat. Buku ini menyajikan dan membahas kaidah penting seputar prinsip dasar ekonomi Islam dalam perspektif maqashid al-syariah , dengan harapan bisa menginspirasi para akademisi, praktisi bisnis dan keuangan, mahasiswa studi ekonomi dan hukum Islam, serta bagi masyarakat pada umumnya. Buku persembahan penerbit Prenada Media Group.