Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Puisi Sunda Modern dalam Dua Bahasa

Koleksi Perpustakaan•Dunia Pustaka Jaya•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Bahasa Sunda adalah salah satu bahasa daerah di Indonesia yang mempunyai perkembangan sastera modern. Jadi tidak hanya sastera klasik saja. Ketika sastera Eropa diperkenalkan di kepulauan Nusantara, melalui sastera Belanda, dengan bentuknya yang sebelumnya tidak dikenal dalam khazanah sastera Nusantara, seperti roman, cerita pendek, drama, esai, kritik dan puisi bebas, maka penulisan bentuk-bentuk itu pun diikuti dalam bahasa Sunda. Mula-mula bentuk roman dan lakon, kemudian cerita pendek dan esai, dan yang paling akhir bentuk puisi bebas yang disebut sajak dan kritik. Penerimaan masyarakat terhadap berbagai bentuk itu bermacam-macam. Terhadap roman dan lakon, begitu juga terhadap cerita pendek, mereka terima dengan baik-baik. Begitu juga esai. Tetapi kritik dan sajak sempat menimbulkan kontroversi. Kritik dianggap tidak sesuai dengan perasaan orang Sunda yang konon halus, sedangkan sajak dianggap sebagai ancaman terhadap kelanggengan bentuk dangding (baik guguritan maupun wawacan) yang dianggap oleh sebagian orang sebagai bentuk sastera Sunda yang asli. Anggapan yang timbul karena kurangnya pengetahuan tentang sejarah sastera Sunda sendiri itu, akhirnya menghilang dan sekarang sajak telah menjadi salah satu pengucapan sastera Sunda yang cukup signifikan. Sajak telah diterima dengan terbuka dan telah pula menanamkan tradisi dalam bahasa Sunda.

Kata kunci

Literary Criticism

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Puisi Sunda Modern dalam Dua Bahasa2026 · oai:ais:library-item:8506